Recent Comment

Counter

Kisah Sahabat Nabi | Miqdad Bin Amr Radhiallahu 'anhu

Written By 'Mumu on Jumat, 25 Januari 2013 | 07.11

Miqdad Bin Amr radhiallahu 'anhu
PELOPOR BARISAN BERKUDA DAN AHLI FILSAFAT
Ketika membicarakan dirinya, para shahabat dan teman sejawatnya berkata: ".Orang yang pertama memacu kudanya dalam perang sabil ialah Miqdad ibnul Aswad".

Dan Miqdad ibnul Aswa d yang mereka maksudkan itu ialah tokoh kita Miqdad bin Amr ini. Di masa jahiliyah ia menyetuiui dan membuat perjanjian untukdiambil oleh al-Aswad 'Abdi Yaghuts sebagai anak hingga namanya berubah menjadi Miqdad ibnul Aswad. Tetapi setelah turunnya ayat mulia yang melarang merangkaikan nama anak angkat dengan nama ayah angkatnya dan mengharuskan merangkaikannya dengan nama ayah kan dungnya, maka namanya kembali dihubungkan dengan nama ayahnya yaitu 'Amr bin Sa'ad.

Miqdad termasuk dalam rombongan orang-orang yang mula pertama masuk islam, dan orang ketuiuh yang menyatakan keIslamannya secara terbuka dengan terus terang, dan menanggungkan penderitaan dari amarah murka dan kekejaman Quraisy yang dihadapinya dengan kejantanan para

Baca Selanjutnya di sini ...

07.11 | 2 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | Salamah Bin Al-Akwa' Radhiallahu 'anhu

Written By 'Mumu on Kamis, 24 Januari 2013 | 10.32

PAHLAWAN PASUKAN JALAN KAKI
Puteranya Iyas ingin menyimpulkan keutamaan bapaknya dalam suatu kalimat singkat, katanya:
"Bapakku tak pernah berdusta... !" Memang, untuk mendapatkan kedudukan tinggi di antara orang-orang shaleh dan budiman, cukuplah bagi seseorang dengan memiliki sifat-sifat ini! Dan Salamah bin al-Akwa' telah memilikinya, suatu hal yang mmang wajar baginya ... !

Salamah salah seorang pemanah bangsa Arab yang terkemuka, juga terbilang tokoh yang berani, dermawan dan gemar berbuat kebajikan. Dan ketika ia menyerahkan dirinya menganut Agama Islam, diserahkannya secara benar dan sepenuh hati, hingga ditempalah o)eh Agama itu sesuai dengan coraknya yang agung.
Salamah bin al-Akwa' termasuk pula tokoh-tokoh Bai'atur Ridwan .

Ketika pada tahun 6 H. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersama para shahabat berangkat dari Madinah dengan maksud hendak berziarah ke Ka'bah, tetapi dihalangi oleh orang-orang Quraisy, maka Rasulullah mengutus Utsman bin Affan untuk

Baca Selanjutnya di sini ...

10.32 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | Khansa' Bintu 'Amr Radhiyallahu 'Anha

Written By 'Mumu on Selasa, 22 Januari 2013 | 19.33

Khansa' Bintu 'Amr Radhiyallahu 'Anha
Namanya diabadikan lewat syair-syair di zaman jahiliyah, demikian juga di zaman Islam. Para ahli syair bersepakat bahwa tidak dijumpai wanita yang paling ahli dalam syair sebelum dan sesudahnya, selain dirinya. Rangkaian syair yang didasari iman kepada Allah 'Azza wa Jalla digubahnya setelah kehilangan empat putranya yang gugur di jalan-Nya dalam perang Qadisiyah. Tertumpah rasa syukurnya karena telah berhasil mengantarkan putra-putra terbaiknya ke gerbang syahadah. Pantaslah ia menyandang sebutan ibu para syahid (ummu syuhada).

Ia adalah Tumaadhir binti 'Amr bin Al-Haarits bin Asy-Syariid dari bani Sulaim. Namun lebih terkenal dengan sebutan Khansa'. Sebelum mereguk nikmatnya Islam, syair duka cita yang masyhur sempat digubahnya tatkala saudara laki-lakinya Sakhr bin 'Amr terbunuh dalam peperangan di zaman jahiliyah. Memang, wanita Arab yang bernasab mulia ini sering dan telah banyak meneteskan dukanya lewat syair-syairnya. Mungkin

Baca Selanjutnya di sini ...

19.33 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | SAUDAH BINTI ZAM'AH radhiallâhu 'anha

Written By 'Mumu on Senin, 21 Januari 2013 | 10.49

SAUDAH BINTI ZAM'AH radhiallâhu 'anha
(Sang isteri yang merelakan haknya)
Beliau adalah Saudah binti Zam'ah bin Qais bin Abdi Syams bin Abud Al-Quraisyiyah Al-Amiriyyah.

Ibunya bernama Asy-Syamus binti Qais bin Zaid bin Amru dari bani Najjar. Beliau juga seorang Sayyidah yang mulia dan terhormat. Sebelumnya pernah menikah dengan As-Sakar bin Amru saudara dari Suhair bin Amru Al-Amiri. Suatu ketika beliau bersama delapan orang dari bani Amir hijrah meninggalkan kampung halaman dan hartanya, kemudian menyebrangi dasyatnya lautan karena ridha menghadapi maut dalalm rangka memenangkan diennya. Semakin bertambah siksaan dan intimidasi yang mereka karena mereka menolak kesesatan dan kesyirikan. Hampir-hampir tiada hentinya ujian menimpa Saudah belum usai ujian tinggal dinegeri asing (Habsyah) beliau harus kehilangan suami beliau sang muhajirin. Maka beliaupun menghadapi ujian menjadi seorang janda disamping juga ujian dinegeri asing.

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam

Baca Selanjutnya di sini ...

10.49 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | Juwairiyah Binti Al-Harits

Wanita Agung Barakah bagi kaumnya
Beliau adalah juwairiyah binti Al-Harits bin Abi Dhirar bin Al-Habib Al-Khuza'iyah Al-Mushthaliqiyah. Beliau adalah secantik-cantik wanita yang ditawan tatkala kaum muslimin mengalahkan Bani Mushthaliq pada saat perang Muraisi .

Hasil undian Juwairiyah adalah bagian untuk Tsabit bin Qais bin Syamas atau anak pamannya, tatkala itu Juwairiyah berumur 20 tahun. Dan,akhirnya beliau selamat dari kehinaan sebagai tawanan/rampasan perang dan kerendahannya. Beliau menulis untuk Tsabit bi Qais (bahwa beliau hendak menebus dirinya), kemudian mendatangi Rasulullah shalallahu alaihi wassalam agar mau menolong untuk menebus dirinya. Maka menjadi ibalah hati Nabi Shalallahu alaihi wassalam melihat kondisi seorang wanita yang mulanya seorang sayyidah merdeka yang mana dia memohon beliau untuk mengentaskan ujian yang menimpa dirinya. Maka beliau bertanya pada Juwairiyah,"Maukah engkau mendapatkan yang lebih baik dari hal itu?" maka dia menjawab dengan

Baca Selanjutnya di sini ...

05.33 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | Ruqayyah, Wanita Yang Berhijrah Dua Kali

Written By 'Mumu on Sabtu, 19 Januari 2013 | 04.15

Wanita Yang Berhijrah Dua Kali
Ruqayyah radliallâhu 'anha dilahirkan setelah kakaknya Zainab. Tidak beberapa lama kemudian lahirlah adiknya yang bernama Ummu Kultsum. Mereka tumbuh sejajar dengan berkumpul dan saling berkasih sayang.

Setelah Zainab dinikahi oleh Abu al-‘Ash bin Rabi’, Sedangkan umur Ruqayyah dan Ummu kultsum mendekati usia nikah, maka datanglah kepada Nabi utusan dari keluarga Abdul Muththalib yang mewakilkan Abu Thalib agar melamar kedua putrinya yakni Ruqayyah dan Ummu kulstum untuk kedua anak Abdul ‘Uzza bin Abdul Muththalib (Abu lahab) yakni Yakni ‘Utbah dan ‘Utaibah.

Ketika itu Muhammad belum diangkat menjadi Nabi, maka Muhammad shallallâhu 'alaihi wasallam menerima lamaran tersebut, maka beliau meminta tangguh kepada utusan tersebut untuk membicarakannya kepada keluarganya dan kedua putrinya yang memiliki kepentingan dalam hal itu.

Khadijah radliallâhu 'anha diam karena takut mengutarakan pendapatnya, khawatir akan menyebabkan kemarahan

Baca Selanjutnya di sini ...

04.15 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | SUHAIL BIN 'AMAR

Written By 'Mumu on Jumat, 18 Januari 2013 | 20.39

SUHAIL BIN 'AMAR
( Dari kumpulan Orang Yg Dibebaskan Masuk Golongan Para Palawan )
 

Tatkala ia Jatuh menjadi tawanan Muslimin di perang Badar, Umar bin Khatthab radhiyallahu 'anhu mendekati Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam katanya: -- 'Wahai Rasulullah ...,biarkan saya cabut dua buah gigi muka Suheil bin 'Amar hingga ia tidak dapat berpidato menjelekkan anda lagi setelah hari ini ... !"·

Ujar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Jangan wahai Umar! Saya tak hendak merusak tubuh seseorang, karena nanti Allahakan merusak tububku, walaupun saya ini seorang Nabi .. !" Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menarik Umar ke dekatnya, lalu katanya: - "Hai Umar! Mudah-mudahanI esok, pendirian Suheil akan berubah menjadi seperti yang kamu sukai ,.. !"

Hari-hari pun berlalu, hari berganti hari ...,dan nubuwwah Rasulullah muncul menjadi kenyataan ... i Dan Suheil bin 'Amar seorang ahli pidato Quraisy yang terbesar, beralih menjadi seorang ahli pidato

Baca Selanjutnya di sini ...

20.39 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | Tsa'labah Bin Hathib

Tsa'labah Bin Hathib
Oleh : Yazid bin Abdul Qadir Jawas
PENGANTAR
Ibnu Abbas berkata : "Janganlah kalian mencaci maki atau menghina para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Sesungguhnya kedudukan salah seorang dari mereka bersama Rasulullah sesaat itu lebih baik dari amal seorang dari kalian selama 40 (empat puluh tahun)". (Hadits Riwayat Ibnu Batthah dengan sanad yang shahih. Lihat Syarah Aqidah Thahawiyah hal. 469, Takhrij Syaikh Al-Albani).

Menjunjung tinggi nama baik shahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam merupakan kewajiban syar'i dan merupakan tuntunan agama. Memberikan penghormatan, keridhaan, serta pujian kepada mereka adalah salah satu prinsip dasar dari prinsip-prinsip aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Tulisan di bawah ini sengaja kami angkat dengan maksud untuk Meluruskan Cerita Tentang Tsa'labah bin Hathib, dimana sebagian dari kaum muslimin sering membawakan riwayat Tsa'labah untuk contoh kebakhilan, tanpa berusaha untuk merujuk atau memeriksa

Baca Selanjutnya di sini ...

09.16 | 0 komentar | Read More

Kisah Sahabat Nabi | UMEIR BIN SA'AD

UMEIR BIN SA'AD
"Tokoh Yang Tak Ada Duanya"
 

Masih ingatkah anda sekalian akan Sa'id bin Amir ...?

Yaitu seorang zahid dan abid yang selalu melindungkan dirinya kepada Allah, yang telah diminta oleh Amirul Mu'minin Umar untuk menjadi gubernur dan kepala daerah Syria ... ?

Pada bahasan tokoh sebelumnya telah kita bicarakan dan kita saksikan hal-hal mena'ajubkan mengenai keshalehan, ketinggian akhlak dan sifat zuhudnya ... !

Nah, sekarang pada lembaran-lembaran ini kita akan bertemu pula dengan saudara, bahkan saudara kembarnya, baik dalam keshalehan, maupun dalam ketinggian akhlak dan sifat zuhud itu, begitupun dalam kebesaran jiwa yang jarang tandingannya.

Ia adalah Umeir bin Sa'ad! Kaum Muslimin memberinya gelar "Tokoh yang tak ada duanya". Cukup kiranya meyakinkan, bahwa gelar ini diberikan secara bulat oleh para shahabat Rasul yang sama-sama mempunyai kelebihan, pengertian dan cahaya kebenaran

Ayahnya Sa'ad al-Qari radhiallahu anhu ikut menyertai

Baca Selanjutnya di sini ...

08.11 | 0 komentar | Read More

kisah Sahabat Nabi | UMMU SYARIK AL-QURAISYIYAH

Written By 'Mumu on Senin, 14 Januari 2013 | 10.10

(Seorang Wanita Daiyah)
Namanya adalah Ghaziyah binti Jabir bin Hakim, beliau seorang wanita dari Quraisy, wanita dari Bani Amir bin Lu'ai dan ia pernah menjadi istri Abu Al-Akr Ad-Dausi (At-Thabaqatul Kubra 8/237 dan Al-Ishabah 8/206).

Beliau merasa simpati hatinya dengan islam sejak masih di Mekkah, hingga menjadi mantaplah iman dihatinya dan beliau memahami kewajiban dirinya terhadap agama yang lurus ini sehingga beliau mempersembahkan hidupnya untuk menyebarkan dakwah tauhid, meninggikan kalimat Allah dan mengibarkan panji Laa Ilaaha illallah Muhammad Rasulullah.

Mulailah Ummu Syarik bergerak untuk berdakwah dan mengajak wanita-wanita Quraisy secara sembunyi-sembunyi. Beliau berdakwah kepada mereka, memberikan dorongan-dorongan agar mereka masuk islam tanpa kenal lelah dan jemu. Beliau menyadari resiko yang akan menimpa dirinya baik pengorbanan ataupun penderitaan, serta resiko yang telah menghadangnya berupa gangguan dan siksaan terhadap jiwa dan harta. Akan tetapi iman

Baca Selanjutnya di sini ...

10.10 | 0 komentar | Read More